Agribisnis UNDIP Batang, Siapkan Mental Masyarakat Kelola Keberagaman

Rabu, 21 Mei 2025 Jumadi Dibaca 2.081 kali Pendidikan dan Latihan
Agribisnis UNDIP Batang, Siapkan Mental Masyarakat Kelola Keberagaman
Batang - Program Studi Agribisnis Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (UNDIP) Kampus Batang menggelar kuliah umum daring bertajuk Living with Diversity. Kegiatan ini merupakan bagian dari program World Class University, yang menghadirkan narasumber internasional, Associate Professor Kumar Yogeeswaran dari University of Canterbury, New Zealand.

Batang - Program Studi Agribisnis Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (UNDIP) Kampus Batang menggelar kuliah umum daring bertajuk Living with Diversity. Kegiatan ini merupakan bagian dari program World Class University, yang menghadirkan narasumber internasional, Associate Professor Kumar Yogeeswaran dari University of Canterbury, New Zealand.

Dalam pemaparannya, Kumar menyoroti pentingnya inklusi sosial, toleransi, dan pendekatan interkultural dalam mengelola keberagaman masyarakat di era globalisasi. Menurutnya, keberagaman realitas tak terelakkan sekaligus potensi besar yang bila dikelola dengan baik, dapat mendorong kreativitas, inovasi, dan pertumbuhan sosial.

“Manusia adalah makhluk sosial yang secara alami membentuk komunitas. Namun, dalam komunitas itu, perbedaan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita,” katanya saat ditemui dalam sesi kuliah, di Undip Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/5/2025).

Ia mengingatkan, tanpa pengelolaan yang bijak, keberagaman dapat melahirkan konflik, prasangka, hingga ketimpangan sosial. Karenanya pendekatan inklusif yang mampu merangkul seluruh kelompok dalam masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun persatuan dalam keragaman.

Kumar menjelaskan toleransi adalah landasan penting dalam hidup berdampingan secara damai. “Toleransi bukan berarti menyetujui semua hal, melainkan menerima perbedaan tanpa mengorbankan keyakinan sendiri, dengan tetap membuka ruang dialog,” tegasnya.

Kumar memperkenalkan konsep interkulturalisme, yang dianggap sebagai pendekatan lebih progresif dibandingkan multikulturalisme. Interkulturalisme menekankan dialog antarbudaya dan pembentukan identitas kebangsaan yang inklusif.

“Interaksi aktif antar kelompok budaya menjadi kunci keharmonisan sosial. Pendekatan ini telah didukung oleh organisasi seperti UNESCO dan Komisi Eropa,” terangnya.

Ia mencontohkan Indonesia sebagai negara yang secara konstitusional mengakui dan merayakan keberagaman, namun masih menghadapi tantangan nyata dalam mewujudkan persatuan sejati. Dalam konteks tersebut, ruang dialog dan interaksi antarkelompok menjadi semakin penting.

Menutup kuliah umum, Kumar mengajak peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen untuk merefleksikan peran individu dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.

“Dengan memahami dan menghargai perbedaan, serta terlibat dalam dialog konstruktif, kita dapat bersama-sama membentuk masa depan yang lebih baik untuk semua,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 33
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 73
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 463
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 64
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 63
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 75