Pj Sekda Pastikan Penataan Kota Batang Tetap Berjalan

Rabu, 05 Februari 2025 Jumadi Dibaca 3.189 kali Pemerintahan
Pj Sekda Pastikan Penataan Kota Batang Tetap Berjalan
Batang Kecamatan Batang sebagai ibu kota Kabupaten Batang menjadi fokus utama dalam pembangunan, terutama dalam penataan infrastruktur kota. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Ari Yudiano menegaskan, bahwa permasalahan banjir akibat buruknya sistem drainase harus segera ditangani dengan koordinasi lintas sektor.

Batang Kecamatan Batang sebagai ibu kota Kabupaten Batang menjadi fokus utama dalam pembangunan, terutama dalam penataan infrastruktur kota. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Ari Yudiano menegaskan, bahwa permasalahan banjir akibat buruknya sistem drainase harus segera ditangani dengan koordinasi lintas sektor.

“Selama ini kita bisa lihat, saat musim hujan seperti sekarang, banjir masih terjadi. Nah, ini bagaimana ke depannya supaya bisa ditangani. Terutama terkait drainase di sungai-sungai yang menjadi kewenangan provinsi, harus kita koordinasikan,” katanya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Pendapa Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Rabu (5/2/2025).

Ari mengungkapkan, Pemkab Batang akan mengalokasikan anggaran cukup besar untuk penataan kota, dengan nilai di atas Rp20 miliar. Namun, pembangunan ini dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

“Fokus kita memang di Batang, anggaran yang tersedia cukup besar untuk penanganan tata kota saja. Tapi tidak bisa dianggarkan dalam satu tahun, harus bertahap, karena setiap tahun pasti ada kebutuhan lain juga,” jelasnya.

Ia juga menyinggung kebijakan refocusing anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dikhawatirkan berdampak pada alokasi pembangunan.

“Tapi tetap ada alokasi anggaran, tidak semuanya dihilangkan. Beberapa kegiatan fisik tata kota tetap berjalan karena bagaimana pun wajah Kota Batang sebagai ibu kota kabupaten harus tertangani,” tegasnya.

Ari juga menyebutkan, salah satu tantangan dalam penataan Kota Batang adalah kondisi geografisnya yang dataran rendah dan dilalui beberapa aliran sungai yang menjadi kewenangan provinsi. Ini yang jadi permasalahan, Batang itu dataran rendah, permukaan air naik, sehingga permasalahan banjir akan selalu ada.

Ia juga menyoroti rencana pembangunan tanggul laut dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini hanya mencakup Pekalongan, sementara Batang belum masuk dalam proyek tersebut. Kami sedang mengupayakan agar Batang juga masuk dalam PSN ini.

Sementara itu, Anggota DPRD Batang dari Fraksi PDI Perjuangan Tofani Dwi Ariyanto turut menyoroti dampak refocusing anggaran terhadap pembangunan fisik di daerahnya.

“Sebetulnya, prioritas pembangunan sangat banyak. Namun, dengan kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi beberapa anggarann pekerjaan fisik, Kabupaten Batang ini cukup dirugikan. Apalagi, kemarin kita juga terdampak bencana yang cukup banyak,” tuturnya.

Ia juga mengaku belum bisa memastikan bagaimana kebijakan anggaran di masa kepemimpinan bupati yang baru nanti.

“Yang jelas, ada refocusing terkait kebijakan pusat, untuk program Makan Bergizi Gratis dan program lainnya. Kita masih menunggu bagaimana alokasi anggaran ke depan,” terangnya.

Camat Batang Luksono Pramudito menyebutkan bahwa, isu strategis yang selalu muncul dalam Musrenbang Kecamatan Batang adalah terkait sarana dan prasarana, khususnya normalisasi drainase.

“Kita memang belum bisa lepas dari banjir tiap tahunnya saat musim hujan tiba. Selain karena drainase yang belum optimal, di sisi utara juga ada air pasang laut yang menyebabkan banjir di Kelurahan Karangasem Utara dan Klidang Lor,” terangnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Batang yang telah mengalokasikan anggaran untuk normalisasi saluran Gendingan dan peninggian dua jembatan, yakni di sungai sebelah Kantor BPJS Kesehatan dan Sungai Jembatan KKO Usman di Dukuh Kramalan.

“Dua jembatan itu anggarannya berasal dari aspirasi Dapil satu. Sementara untuk penataan kota Batang, usulan dari desa saja mencapai Rp22 miliar. Jika isu strategis juga ditampilkan, maka anggarannya bisa lebih dari Rp100 miliar,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 40
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 53
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 40
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 55
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 42
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional. Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
08 Apr 2026 Jumadi 324