Pj Sekda Pastikan Penataan Kota Batang Tetap Berjalan

Rabu, 05 Februari 2025 Jumadi Dibaca 3.237 kali Pemerintahan
Pj Sekda Pastikan Penataan Kota Batang Tetap Berjalan
Batang Kecamatan Batang sebagai ibu kota Kabupaten Batang menjadi fokus utama dalam pembangunan, terutama dalam penataan infrastruktur kota. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Ari Yudiano menegaskan, bahwa permasalahan banjir akibat buruknya sistem drainase harus segera ditangani dengan koordinasi lintas sektor.

Batang Kecamatan Batang sebagai ibu kota Kabupaten Batang menjadi fokus utama dalam pembangunan, terutama dalam penataan infrastruktur kota. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Batang Ari Yudiano menegaskan, bahwa permasalahan banjir akibat buruknya sistem drainase harus segera ditangani dengan koordinasi lintas sektor.

“Selama ini kita bisa lihat, saat musim hujan seperti sekarang, banjir masih terjadi. Nah, ini bagaimana ke depannya supaya bisa ditangani. Terutama terkait drainase di sungai-sungai yang menjadi kewenangan provinsi, harus kita koordinasikan,” katanya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Pendapa Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Rabu (5/2/2025).

Ari mengungkapkan, Pemkab Batang akan mengalokasikan anggaran cukup besar untuk penataan kota, dengan nilai di atas Rp20 miliar. Namun, pembangunan ini dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

“Fokus kita memang di Batang, anggaran yang tersedia cukup besar untuk penanganan tata kota saja. Tapi tidak bisa dianggarkan dalam satu tahun, harus bertahap, karena setiap tahun pasti ada kebutuhan lain juga,” jelasnya.

Ia juga menyinggung kebijakan refocusing anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dikhawatirkan berdampak pada alokasi pembangunan.

“Tapi tetap ada alokasi anggaran, tidak semuanya dihilangkan. Beberapa kegiatan fisik tata kota tetap berjalan karena bagaimana pun wajah Kota Batang sebagai ibu kota kabupaten harus tertangani,” tegasnya.

Ari juga menyebutkan, salah satu tantangan dalam penataan Kota Batang adalah kondisi geografisnya yang dataran rendah dan dilalui beberapa aliran sungai yang menjadi kewenangan provinsi. Ini yang jadi permasalahan, Batang itu dataran rendah, permukaan air naik, sehingga permasalahan banjir akan selalu ada.

Ia juga menyoroti rencana pembangunan tanggul laut dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini hanya mencakup Pekalongan, sementara Batang belum masuk dalam proyek tersebut. Kami sedang mengupayakan agar Batang juga masuk dalam PSN ini.

Sementara itu, Anggota DPRD Batang dari Fraksi PDI Perjuangan Tofani Dwi Ariyanto turut menyoroti dampak refocusing anggaran terhadap pembangunan fisik di daerahnya.

“Sebetulnya, prioritas pembangunan sangat banyak. Namun, dengan kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi beberapa anggarann pekerjaan fisik, Kabupaten Batang ini cukup dirugikan. Apalagi, kemarin kita juga terdampak bencana yang cukup banyak,” tuturnya.

Ia juga mengaku belum bisa memastikan bagaimana kebijakan anggaran di masa kepemimpinan bupati yang baru nanti.

“Yang jelas, ada refocusing terkait kebijakan pusat, untuk program Makan Bergizi Gratis dan program lainnya. Kita masih menunggu bagaimana alokasi anggaran ke depan,” terangnya.

Camat Batang Luksono Pramudito menyebutkan bahwa, isu strategis yang selalu muncul dalam Musrenbang Kecamatan Batang adalah terkait sarana dan prasarana, khususnya normalisasi drainase.

“Kita memang belum bisa lepas dari banjir tiap tahunnya saat musim hujan tiba. Selain karena drainase yang belum optimal, di sisi utara juga ada air pasang laut yang menyebabkan banjir di Kelurahan Karangasem Utara dan Klidang Lor,” terangnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Batang yang telah mengalokasikan anggaran untuk normalisasi saluran Gendingan dan peninggian dua jembatan, yakni di sungai sebelah Kantor BPJS Kesehatan dan Sungai Jembatan KKO Usman di Dukuh Kramalan.

“Dua jembatan itu anggarannya berasal dari aspirasi Dapil satu. Sementara untuk penataan kota Batang, usulan dari desa saja mencapai Rp22 miliar. Jika isu strategis juga ditampilkan, maka anggarannya bisa lebih dari Rp100 miliar,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 145
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 159
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 180
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 159
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 141
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 161