Dari Lahan Tidur ke Lumbung Pangan, Jadikan Kisah Inspiratif Lapas Batang

Jumat, 08 November 2024 Jumadi Dibaca 1.893 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Dari Lahan Tidur ke Lumbung Pangan, Jadikan Kisah Inspiratif Lapas Batang
Batang - Di balik tembok tinggi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang, sebuah inovasi mengubah lahan tidur menjadi kebun produktif. Terong dan tomat segar kini tumbuh subur, hasil kerja keras para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan halangan untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Batang - Di balik tembok tinggi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang, sebuah inovasi mengubah lahan tidur menjadi kebun produktif. Terong dan tomat segar kini tumbuh subur, hasil kerja keras para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan halangan untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Jose Quelo mengatakan, kami melihat potensi lahan kosong di sekitar lapas sebagai peluang untuk memberdayakan WBP sekaligus mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

“Fresh Store, sebuah outlet sederhana di area lapas, menjadi etalase hasil panen para WBP. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai pasar, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan di lapas dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi Masyarakat,” katanya saat ditemui di Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Jumat (8/11/2024).

Kehadiran Fresh Store memberikan kesempatan bagi keluarga WBP untuk membeli hasil panen berkualitas dengan harga terjangkau. Lebih dari itu, ini adalah cara kami menunjukkan bahwa WBP masih bisa produktif dan berkontribusi pada masyarakat.

“Program pertanian ini bukan sekadar tentang hasil panen. Di balik kegiatan ini, ada upaya pemberdayaan yang lebih besar. Para WBP belajar teknik bercocok tanam, manajemen lahan, hingga dasar-dasar pemasaran. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke Masyarakat,” jelasnya.

Jose menyebutkan bahwa, hasil penjualan tidak hanya untuk keberlanjutan program, tapi juga untuk meningkatkan fasilitas yang ada. Ini menciptakan siklus positif dimana WBP bisa melihat langsung dampak kerja keras mereka.

Inovasi Lapas Batang ini menjadi model percontohan bagaimana lembaga pemasyarakatan dapat berperan aktif dalam ketahanan pangan nasional. Dengan memanfaatkan lahan tidur dan memberdayakan WBP, program ini membuktikan bahwa kontribusi pada ketahanan pangan bisa datang dari tempat yang tak terduga.

“Harapan kami, inisiatif ini bisa menginspirasi lapas lain di seluruh Indonesia. Ketika setiap lapas mengoptimalkan lahan mereka untuk pertanian, dampak kolektifnya pada ketahanan pangan nasional akan signifikan,” pungkasnya.

Di tengah tantangan ketahanan pangan global, inovasi seperti ini menunjukkan bahwa setiap ruang, sekecil apapun, memiliki potensi untuk berkontribusi pada kedaulatan pangan bangsa. Lapas Batang membuktikan bahwa dengan kreativitas dan komitmen, keterbatasan dapat diubah menjadi peluang yang bermanfaat bagi banyak pihak. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

 

 

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 33
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 289
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 117
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 34
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 108
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 78