Kekeringan 2025, Pemkab Batang Inisiatif untuk Melindungi Pertanian

Selasa, 08 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 3.407 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Kekeringan 2025, Pemkab Batang Inisiatif untuk Melindungi Pertanian
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta), tengah bersiap menghadapi tantangan kekeringan yang diprediksi akan melanda pada tahun 2025. Dengan potensi musim panas yang kering, langkah-langkah strategis pun mulai digencarkan, terutama dalam sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta), tengah bersiap menghadapi tantangan kekeringan yang diprediksi akan melanda pada tahun 2025. Dengan potensi musim panas yang kering, langkah-langkah strategis pun mulai digencarkan, terutama dalam sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Meskipun tahun ini masih diwarnai hujan yang sesekali mengguyur, daerah-daerah tertentu seperti Desa Sawangan di Kecamatan Gringsing mengalami kekeringan.

“Tahun ini, walaupun sering hujan, ada beberapa titik yang lahan pertaniannya kekeringan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispaperta Batang Sutadi Ronodipuro saat ditemui di Kantornya, Selasa (8/10/2024).

Menurutnya, permasalahan ini terutama disebabkan oleh irigasi yang mampet, yang mengakibatkan pasokan air terhambat.

“Sebagai respons cepat, pemerintah telah mendistribusikan 76 unit pompa air bantuan dari pemerintah pusat ke titik-titik strategis. Dari jumlah tersebut, 36 unit pompa berkapasitas besar mampu mengairi hingga 10 hektare lahan, sementara 46 unit pompa kecil bisa mengairi hingga 2 hektare. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi dampak kekeringan yang dirasakan petani,” jelasnya.

Sutadi juga menyebutkan, di Desa Sawangan, kami juga memberikan benih jagung, pupuk, dan pestisida yang tidak memerlukan banyak air. Ini untuk mengamankan volume air yang berkurang akibat faktor cuaca dan iklim. Melalui upaya ini, pemerintah berharap dapat menjaga produktivitas pertanian meskipun cuaca tidak bersahabat.

“Meskipun BMKG memberikan peringatan mengenai potensi kekeringan, dampaknya tidak akan terlalu masif. Ada spot-spot tertentu yang memang kekurangan air, tapi upaya kami untuk pendampingan masyarakat ini sangat penting,” terangnya.

Pemilihan komoditas yang tepat pun menjadi fokus utama. Selain padi dan jagung, sektor hortikultura seperti kentang dan bawang merah juga dipromosikan sebagai alternatif yang lebih tahan terhadap kekeringan.

“Dengan strategi yang terencana dan responsif, Kabupaten Batang menunjukkan komitmennya untuk melindungi sektor pertanian dan mendukung para petani, meskipun tantangan kekeringan mengintai di depan,” ujar dia.

Ia berharap, upaya ini tidak hanya sekadar mitigasi, tetapi juga menjadi langkah berkelanjutan untuk memastikan ketahanan pangan daerah. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 218
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 183
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 169
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 681
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Wajah Baru Depan RSUD Batang, PKL Mulai Dikemas di Pujasera
Batang - Kawasan di depan Rumah Sakit Umum Saerah (RSUD) Batang bersiap bersolek. Bahu jalan dan area depan rumah sakit yang biasanya riuh oleh deretan pedagang kaki lima (PKL), kini mulai ditata rapi oleh Pemerintah Kabupaten Batang. Langkah penyegaran estetika kota ini diawali dengan diterbitkannya Surat Peringatan Pertama (SP 1) sebagai penanda babak baru relokasi.
10 Jul 2026 Jumadi 68
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 110