Munculnya KIT Batang Meningkatkan Potensi Pendapatan Asli Daerah

Sabtu, 03 Agustus 2024 Jumadi Dibaca 8.475 kali Produksi dan Perkembangan Industri
Munculnya KIT Batang Meningkatkan Potensi Pendapatan Asli Daerah
Batang - Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang telah menjadi sumber potensi pendapatan bagi Kabupaten Batang. Kepala Bidang Penagihan, Evaluasi, dan Pelaporan PAD Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang Anisah menyampaikan bahwa sejak tahun lalu, pemerintah telah mulai menarik Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dari kawasan ini.

Batang - Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang telah menjadi sumber potensi pendapatan bagi Kabupaten Batang. Kepala Bidang Penagihan, Evaluasi, dan Pelaporan PAD Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang Anisah menyampaikan bahwa sejak tahun lalu, pemerintah telah mulai menarik Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dari kawasan ini.

“Tahun kemarin PBB P2 KIT Batang mulai bisa ditarik, tahun sebelumnya masih di PBB P3 (kewenangan Pemerintah Pusat) karena masih kawasan perkebunan/ HGU dan proses HPL waktu itu. Tahun ini akan naik karena ada perubahan, terlihat bangunan sudah mulai banyak yang berdiri. PBB P2 dari kawasan industri Batang tahun kemarin mencapai Rp4-5 miliar, masih belum maksimal karena sebagian besar tanahnya masih HGU (Hak Guna Usaha) sehingga masih masuk PBB P3,” katanya, saat ditemui di Kantornya,. Jumat (2/8/2024).

Selain PBB, terdapat potensi tambahan PAD dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik, PBJT atas makanan dan minuman dari katering, pajak air tanah, dan pajak reklame. 

"Retribusi juga menjadi salah satu sumber pendapatan yang berpotensi besar, termasuk retribusi persetujuan bangunan gedung (sebelumnya dikenal dengan IMB) dan retribusi penggunaan tenaga kerja asing (PTKA) yang perpanjangan," jelasnya.

Namun, lanjut dia, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tidak menjadi potensi PAD di KIT Batang. KITB merupakan proyek strategis nasional (PSN), sehingga sesuai Perpres 109 tahun 2020, tarifnya ditetapkan 0% atau pembebasan pajaknya.

"Saat ini, realisasi PAD Pemkab Batang telah mencapai Rp79,838 miliar atau sekitar 58,6 persen dari target Rp136,775 miliar. Beberapa faktor mempengaruhi capaian tersebut," terangnya.

Ia juga menambahkan, kalau dilihat total realisasi sudah mendekati target kita, meski ada beberapa yang belum terealisasi maksimal seperti PBB P2 masih rendah realisasinya, karena SPPT PBB baru dibagikan akhir April kemarin.

"Selain itu, pendapatan dari pajak sarang burung walet juga mengalami penurunan akibat berkurangnya burung walet termasuk makanannya, sehingga produksinya menurun drastis," ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi) 


Berita Lainnya

Lahan dan Dokumen Rampung, Pemkab Batang Siap Eksekusi Pembangunan Sekolah Rakyat Lahan dan Dokumen Rampung, Pemkab Batang Siap Eksekusi Pembangunan Sekolah Rakyat
Lahan dan Dokumen Rampung, Pemkab Batang Siap Eksekusi Pembangunan Sekolah Rakyat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyatakan kesiapan penuh untuk mengeksekusi proyek pembangunan Sekolah Rakyat. Seluruh kelengkapan administrasi hingga penyiapan fisik di lapangan telah tuntas, sehingga daerah kini hanya menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat.
01 Sep 2026 Jumadi 16
Libatkan TKA hingga UMKM Lokal, Yamani Merdeka Fest 2026 Berlangsung Meriah di Batang Libatkan TKA hingga UMKM Lokal, Yamani Merdeka Fest 2026 Berlangsung Meriah di Batang
Libatkan TKA hingga UMKM Lokal, Yamani Merdeka Fest 2026 Berlangsung Meriah di Batang
Batang Ratusan karyawan PT Yamani Asian Pacific memadati area perusahaan untuk mengikuti gelaran Yamani Merdeka Fest 2026. Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini dikemas meriah melalui paduan kompetisi olahraga, panggung hiburan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.
01 Sep 2026 Jumadi 15
Menuju Sistem Pola Suksesi, BKPSDM Batang Rampungkan Pemetaan Data Talenta ASN Menuju Sistem Pola Suksesi, BKPSDM Batang Rampungkan Pemetaan Data Talenta ASN
Menuju Sistem Pola Suksesi, BKPSDM Batang Rampungkan Pemetaan Data Talenta ASN
Batang - Langkah besar tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Batang dalam merombak tata kelola birokrasinya. Ke depan, pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkab tidak lagi sekadar formalitas, melainkan murni berbasis pada kompetensi, potensi, kinerja, hingga rekam jejak para Aparatur Sipil Negara (ASN).
31 Ags 2026 Jumadi 93
Pemkab Batang Uji Coba Skema Retribusi Adil di Desa Pemkab Batang Uji Coba Skema Retribusi Adil di Desa
Pemkab Batang Uji Coba Skema Retribusi Adil di Desa
Batang - Sampah jadi masalah klasik yang harus selesai di desa. Berangkat dari keresahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang mulai tancap gas mendorong perubahan besar dalam pola pengelolaan sampah hingga tingkat tapak. Lewat konsep baru ini, warga tidak bisa lagi asal tumpuk sampah, melainkan wajib memilahnya langsung dari dapur rumah masing-masing.
31 Ags 2026 Jumadi 119
74 SPPG Deklarasi Bergabung dalam Paguyuban Mitra MBG Batang 74 SPPG Deklarasi Bergabung dalam Paguyuban Mitra MBG Batang
74 SPPG Deklarasi Bergabung dalam Paguyuban Mitra MBG Batang
Batang - Sebanyak 74 dari 91 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Batang. Paguyuban tersebut resmi dideklarasikan sekaligus diresmikan oleh Wakil Bupati Batang serta selaku Ketua Satgas MBG Batang Suyono di Ruang Laguna Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Btang, Senin (3182026).
31 Ags 2026 Jumadi 219
Gelar Persami, SMPN 7 Batang Dorong Transformasi Pramuka Berkarakter Gelar Persami, SMPN 7 Batang Dorong Transformasi Pramuka Berkarakter
Gelar Persami, SMPN 7 Batang Dorong Transformasi Pramuka Berkarakter
Batang - Gerakan Pramuka Gugus Depan SMP Negeri 7 Batang secara resmi menggelar kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) dalam rangka Penerimaan Tamu Penggalang (PTP) Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah ini menjadi momentum penting pendorong transformasi peserta didik baru menuju tingkatan Pramuka Penggalang yang mandiri, berkarakter, dan berjiwa kepemimpinan.
31 Ags 2026 Jumadi 95