Munculnya KIT Batang Meningkatkan Potensi Pendapatan Asli Daerah

Sabtu, 03 Agustus 2024 Jumadi Dibaca 8.517 kali Produksi dan Perkembangan Industri
Munculnya KIT Batang Meningkatkan Potensi Pendapatan Asli Daerah
Batang - Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang telah menjadi sumber potensi pendapatan bagi Kabupaten Batang. Kepala Bidang Penagihan, Evaluasi, dan Pelaporan PAD Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang Anisah menyampaikan bahwa sejak tahun lalu, pemerintah telah mulai menarik Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dari kawasan ini.

Batang - Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang telah menjadi sumber potensi pendapatan bagi Kabupaten Batang. Kepala Bidang Penagihan, Evaluasi, dan Pelaporan PAD Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang Anisah menyampaikan bahwa sejak tahun lalu, pemerintah telah mulai menarik Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dari kawasan ini.

“Tahun kemarin PBB P2 KIT Batang mulai bisa ditarik, tahun sebelumnya masih di PBB P3 (kewenangan Pemerintah Pusat) karena masih kawasan perkebunan/ HGU dan proses HPL waktu itu. Tahun ini akan naik karena ada perubahan, terlihat bangunan sudah mulai banyak yang berdiri. PBB P2 dari kawasan industri Batang tahun kemarin mencapai Rp4-5 miliar, masih belum maksimal karena sebagian besar tanahnya masih HGU (Hak Guna Usaha) sehingga masih masuk PBB P3,” katanya, saat ditemui di Kantornya,. Jumat (2/8/2024).

Selain PBB, terdapat potensi tambahan PAD dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik, PBJT atas makanan dan minuman dari katering, pajak air tanah, dan pajak reklame. 

"Retribusi juga menjadi salah satu sumber pendapatan yang berpotensi besar, termasuk retribusi persetujuan bangunan gedung (sebelumnya dikenal dengan IMB) dan retribusi penggunaan tenaga kerja asing (PTKA) yang perpanjangan," jelasnya.

Namun, lanjut dia, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tidak menjadi potensi PAD di KIT Batang. KITB merupakan proyek strategis nasional (PSN), sehingga sesuai Perpres 109 tahun 2020, tarifnya ditetapkan 0% atau pembebasan pajaknya.

"Saat ini, realisasi PAD Pemkab Batang telah mencapai Rp79,838 miliar atau sekitar 58,6 persen dari target Rp136,775 miliar. Beberapa faktor mempengaruhi capaian tersebut," terangnya.

Ia juga menambahkan, kalau dilihat total realisasi sudah mendekati target kita, meski ada beberapa yang belum terealisasi maksimal seperti PBB P2 masih rendah realisasinya, karena SPPT PBB baru dibagikan akhir April kemarin.

"Selain itu, pendapatan dari pajak sarang burung walet juga mengalami penurunan akibat berkurangnya burung walet termasuk makanannya, sehingga produksinya menurun drastis," ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi) 


Berita Lainnya

Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk
Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk
Batang - Viralnya taman tematik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. warga lokal melalui Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) LKD Kecamatan Gringsing yang disokong program CSR pengelola kawasan membuka deretan food truck warna-warni jadikan peluang usaha yang bagus.
13 Sep 2026 Jumadi 71
Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026 Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026
Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026
Batang - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang menargetkan masuk 10 besar klasemen pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Target tersebut disampaikan dalam kegiatan Retreat Atlet Porprov XVII bersama atlet berprestasi dengan tema Menuju Jawa Tengah Juara yang digelar di Ballroom KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1392026).
13 Sep 2026 Jumadi 84
KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026 KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026
KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026
Batang - Kabupaten Batang, resmi ditunjuk menjadi tuan rumah ajang kejuaraan nasional (kejurnas) balap mobil bergengsi. Bintang Otomotif berkolaborasi dengan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang untuk menggelar Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026. Sebanyak 130 pembalap dipastikan turun gelanggang untuk menaklukkan trek sepanjang 5,5 kilometer dengan jarak tempuh lomba 5,3 kilometer jadi terpanjang hingga sekarang.
11 Sep 2026 Jumadi 181
Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru
Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Bintang Automotif dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang resmi mengumumkan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4. Ajang balap tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2627 September 2026 mendatang di kawasan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang. Acara persiapan dan pengumuman resmi kejuaraan tersebut disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di halaman KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (1192026).
11 Sep 2026 Jumadi 164
Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak
Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak
Batang - Pembentukan karakter anak didik untuk mendukung generasi emas di 2045, menjadi fokus para pendidik SMA Negeri 1 Wonotunggal, melalui digelarnya Khotmil Qur'an. Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama dengan Jam'iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU) Batang berupaya melahirkan generasi muda yang berakhlakul Karimah, agar siap menghadapi tantangan di masa depan.
11 Sep 2026 Jumadi 92
Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca
Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca
Semarang Sukses dengan program Sak Minggu Sak Buku, Bunda Literasi Kabupaten Batang Faelasufa Faiz berhasil meraih penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 Kategori Bunda Literasi dalam Festival Literasi Jawa Tengah di Uptown Mall BSB Kota Semarang, Jumat (1192026).
11 Sep 2026 Jumadi 148