Desa Besani Batang Raih Penghargaan dari Kemenparekraf RI dan Medali MURI

Senin, 28 Agustus 2023 Jumadi Dibaca 4.139 kali Pariwisata
Desa Besani Batang Raih Penghargaan dari Kemenparekraf RI dan Medali MURI
Batang - Desa Besani Kecamatan Blado Kabupaten Batang, berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Batang - Desa Besani Kecamatan Blado Kabupaten Batang, berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Desa wisata yang pernah dikunjungi Menparekaf Sandiaga Salahuddin Uno itu meraih penghargaan harapan tiga untuk kategori kelembagaan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispaorpora) Batang Yarsono saat ditemui di Kantor Disparpora Batang, Kabupaten Batang, Senin (28/8/2023).

Sebelumnya Desa Wisata Besani harus berkompetisi dengan 500 peserta se-Indonesia. Setelah di verifikasi faktual oleh tim juri lolos 75 besar desa wisata yang lolos termasuk Desa Besani.

“Dari 75 peserta yang lolos semua menjadi juara dengan kategori yang berbeda, ada kategori home stay, Toilet, sovenir, ada kategori digitalisasi dan Desa Besani dapat kategori juara harapan tiga kelembagaan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Desa Besani juga mendapatkan medali dari Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pembuatan opak terbesar se-Indonesia.

Yarsono juga mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Batang, melalui Disparpora Batang mendorong pengembangan wisata berbasis masyarakat. Pasalnya, Kabupaten Batang memiliki banyak potensi lokal yang bisa digali masyarakat untuk kegiatan wisata. Sedangkan, jika mengandalkan campur tangan pemerintah, anggarannya belum tentu memadai.

“Saat ini desa wisata yang ada di Batang kami dorong berbasis ke masyarakat seperti Desa Besani. Karena kalau berbasis pemerintah daerah, dan jika semuanya ditopang pemerintah daerah, maka dananya belum memadai. Selain itu jika berbasis masyarakat, biasanya lebih kuat dan mengakar,” terangnya.

Ia juga menyebut, jika ditopang dari pemerintah, dikhawatirkan kegiatan wisata tersebut juga bisa mandeg (berhenti). Terlebih jika tidak lagi mendapatkan kucuran dana, apalagi dana dari pemerintah yang biasanya disesuaikan dengan kemampuan daerah.

“Lain halnya jika wisata tersebut berbasis masyarakat, masyarakat nantinya juga akan ikut serta mengelola. Masyarakat bisa membuat kegiatan hiburan, atau turut serta menyediakan jajanan, sehingga bisa turut mengembangkan UMKM,” ungkapnya.

Yarsono menyebut sudah cukup banyak wisata berbasis masyarakat yang ada di Batang. Salah satunya yang baru-baru ini

“Ya salah satunya yang berbasis masyarakat itu Desa Besani, yang mendapat penghargaan dari Kemenparekraf RI. Ke depannya mari bersama-sama melanggengkan kegiatan kepariwisataan, tak hanya di desa wisata Besani, tapi semua bareng-bareng, bisa melek potensi wisata lokal yang didorong dari masyarakat,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 32
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 45
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 34
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 284
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 144
Bukit Srawung KITB Diresmikan, Jadi Ruang Publik Berwisata di Tengah Perkembangan Industri Bukit Srawung KITB Diresmikan, Jadi Ruang Publik Berwisata di Tengah Perkembangan Industri
Bukit Srawung KITB Diresmikan, Jadi Ruang Publik Berwisata di Tengah Perkembangan Industri
Batang - Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) tidak hanya dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai ruang interaksi masyarakat yang tetap mengedepankan budaya dan kearifan lokal. Hal tersebut diwujudkan melalui peresmian Bukit Srawung KITB oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan di Helipad Bukit Srawung, KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 90