Bea Cukai Jamin Permudah Izin Kawasan Berikat KITB

Sabtu, 27 Mei 2023 Jumadi Dibaca 2.406 kali Pembangunan
Bea Cukai Jamin Permudah Izin Kawasan Berikat KITB
Semarang - Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang City kembali menggelar tenant gathering, Jumat (26/5). Kegiatan ini menjadi agenda rutin 3-4 bulan yang ditujukan untuk saling mengenalkan tenant-tenant yang ada di KITB. Sudah berjalan tiga kali sejak tahun 2022.

Semarang - Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang City kembali menggelar tenant gathering, Jumat (26/5). Kegiatan ini menjadi agenda rutin 3-4 bulan yang ditujukan untuk saling mengenalkan tenant-tenant yang ada di KITB. Sudah berjalan tiga kali sejak tahun 2022.

“Saya ingin KITB ini adalah sebuah keluarga besar. Jadi harus saling mengenal pabrik-pabrik itu. Banyak kawasan industri itu yang nggak kenal di sebelahnya itu pabrik apa. Kami mencoba merubah itu dan membangun konsep kebersamaan,” kata Direktur Utama PT KITB Ngurah Wirawan saat ditemui di Ballroom Hotel Tentrem Semarang, Jumat (26/5/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari perusahaan yang akan mendirikan pabrik di KITB dan Stakeholder lain. Ada sekitar 100 perwakilan. Beberapa pembahasan dipaparkan untuk pengembangan dan perkembangan kawasan.

“Mulai dari pendirian kawasan berikat, penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga progress perkembangan Badan Penyelesaian Sengketa Pajak (BPSP), pergudangan, bangunan pengelola, Jetty KITB, TOD Stasiun Plabuan,” jelasnya.

Menurutnya, dalam pemberian layanan pihaknya tidak akan membiarkan investor mengurus izin sendiri dan mencari konsultan perencana sendiri.

“KITB punya menu lengkap. Sehingga sudah tersedia konsultan perencana demikian juga untuk kontraktor. Setiap investor juga tidak menerima tanah kosong, tetapi tanah yang sudah persiapan menjelang pembangunan. Sehingga kawasan ini relatif akan berbentuk dengan baik,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Akhmad Rofiq menjamin, adanya kemudahan izin pendirian kawasan berikat di KITB. Pihaknya punya komitmen, keputusan perizinan pendirian kawasan berikat bisa diputuskan maksimal 1 jam, setelah perusahaan mengajukan izin. Sehingga, seblum 1 jam setelah presentasi sudah bisa diketahui disetujui atau tidaknya.

“Saat pengajuan izin kawasan berikat, satu jam setelah presentasi, saya akan putuskan diterima atau tidak. Sebelum satu jam, maksimal satu jam,” tegasnya.

Ini menjadi angin segar bagi para investor untuk pendirian kawasan berikat. Jaminan itu juga bakal berlaku di seluruh wilayah Jawa Tengah. Selanjutnya, pada kawasan berikat juga bisa dipastikan tidak ada pungutan 1 rupiah pun. Karena kawasan ini ditujukan untuk industri yang punya orientasi ekspor.

“Sementara itu dari PT KAI berencana akan melakukan pengembangan Stasiun Pelabuhan menjadi Transit Oriented

Development (TOD). Hal ini dilakukan untuk mempermudah mobilitas para pekerja lintas wilayah dan distribusi barang. Sehingga menciptakan kawasan yang mempromosikan mobilitas berkelanjutan. Yaitu dengan mengoptimalkan aksesibilitas ke stasiun transit Semarang-Pekalongan,” tandasnya.

TOD itu berada dekat dengan pelabuhan yang juga akan dibangun oleh Pelindo. Berbagai mode transportasi itu tentunya akan saling terintegrasi. Pelabuhan atau Jetty di KITB sendiri berangkat dari kebutuhan tenant untuk moda transportasi.

“Nantinya, Terminal Multipurpose Batang (TMB) ini menambah pelabuhan peti kemas di Jawa Tengah menjadi tiga. Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Kendal dan TMB,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 83
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 103
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 257
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 72
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3 Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Batang - Bagi masyarakat Kabupaten Batang, Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) bukan sekadar klub sepak bola yang bertanding di lapangan hijau. Lebih dari itu, tim berjuluk Laskar Alas Roban ini adalah sebuah identitas kultural yang memuat kebanggaan dan harga diri daerah yang harus terus dijaga eksistensinya.
22 Mei 2026 Jumadi 143
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Batang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang terus berkomitmen menjaga kondisi kesehatan warga binaan melalui langkah preventif dan deteksi dini. Lapas Batang memastikannya dengan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta Penyuluhan Penyakit Hantavirus dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
22 Mei 2026 Jumadi 135