Satwa Macan Kumbang Tidak Terselamatkan, SBJ Semaksimal Segala Upaya Penyelamatan

Rabu, 01 Maret 2023 Jumadi Dibaca 1.992 kali Pariwisata
Satwa Macan Kumbang Tidak Terselamatkan, SBJ Semaksimal Segala Upaya Penyelamatan
Batang - Adanya penemuan satwa dilindungi jenis macan kumbang atau Panthera pardus melas yang dibawa untuk konservasi di Safari Beach Jateng (SBJ) Kabupaten Batang pada tanggal 25 Februari bersama BKSDA Provinsi Jawa Tengah.

Batang - Adanya penemuan satwa dilindungi jenis macan kumbang atau Panthera pardus melas yang dibawa untuk konservasi di Safari Beach Jateng (SBJ) Kabupaten Batang pada tanggal 25 Februari bersama BKSDA Provinsi Jawa Tengah.

Kondisi saat ini macan kumbang telah meninggal yang berjenis kelamin betina dan berusia 2 tahun setelah menjalani observasi secara mendalam pada satwa.

“Hari ini kami akan melaporkan melalui konferensi pers, bahwa penemuan satwa macan kumbang kemarin di hutan Petungkriyono telah meninggal dan sudah dilaporkan ke BKSDA pusat,” kata Kepala BKSDA Wilayah Pemalang  Heru Sunarto  saat konferensi pers di SBJ Kabupaten Batang, Rabu (1/3/2023).

Memang kondisi satwa macan kumbang ini ditemukan dalam kondisi lemas di dalam warung milik warga atas nama Casmadi, yang beralamat di Dusun Kroyakan Desa Mesoyi Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan.

“Setelah itu dibawa ke SBJ Batang, karena melihat lokasi terdekat untuk melakukan observasi secara mendalam melihat kondisi satwa yang sudah memburuk,” tuturnya.

Upaya yang dilakukan dokter hewan dalam rangka penyelamatan macan kumbang tersebut meliputi pembiusan, pemberian infus, pemberian antibiotik, pereda nyeri dan vitamin, serta pengambilan sampel darah macan kumbang.

“Pada hari minggu tanggal 26 Februari 2023 sebetulnya sudah membaik satwa macan kumbang, karena sudah dapat bergerak dalam kandang tetapi pukul 14.40 WIB, satwa tiba-tiba mengalami penurunan kondisi. Dokter hewan dan tim medis BDC telah berupaya semaksimal mungkin memberikan pertolongan medis namun satwa macan kumbang tetap tidak bisa terselamatkan,” terangnya.

Untuk mengetahui lebih mendalam penyebab kematian macan kumbang tersebut, Balai KSDA Jawa Tengah mengirimkan sampel organ macan kumbang dimaksud untuk dilakukan uji laboratorium di Departemen Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Sementara itu, Dokter Hewan SBJ Batang Winanda menyampaikan, bahwa kondisi satwa macan kumbang waktu ditemukan memang sudah dalam kondisi yang buruk. Makanya, waktu di lokasi tim kami sudah melakukan tindakan medis karena takutnya kalau tidak segera ditangani akan meninggal diperjalanan.

“Sesudah sampai disini dilakukan observasi secara mendalam pada satwa macan kumbang tersebut, ditemukan infeksi peradangan, kerusakan jaringan, hypoproteinemia, dan banyak luka. Melihat dari kondisi luka satwa bukan dari pemburu atau jebakan yang memang dipasang, tetapi lukanya dari sesama satwa yang berada di hutan,” terangnya.

Kondisi lukanya sendiri sudah didapatkan satwa sekitar semingguan ke belakang, karena sudah membusuk dengan banyak belatung.

“Segala upaya sudah kami lakukan semaksimal mungkin dalam rangka penyelamatan macan kumbang tersebut meliputi pembiusan, pemberian infus, pemberian antibiotik, pereda nyeri dan vitamin,” ungkapnya.

Selama dalam perawatan, lanjut dia, satwa tetap diberikan infus dan obat-obatan. Hari Sabtu malam, macan kumbang sempat memakan tikus putih satu ekor dan pada hari Minggu pagi memakan ayam satu ekor namun dimuntahkan.

Pada siang harinya tiba-tiba satwa mengalami penurunan kondisi hingga tidak bisa diselamatkan. Dari hasil nekropsi oleh tim medis, ditemukan banyak organ dalam yang telah rusak dan membusuk serta ditemukan banyak cacing di dalam usus macan kumbang.

“Dugaan sementara penyebab kematian adalah adanya kegagalan fungsi organ dan infestasi parasit akut,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 76
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 107
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 76
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 73
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 54
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 63