Satwa Macan Kumbang Tidak Terselamatkan, SBJ Semaksimal Segala Upaya Penyelamatan

Rabu, 01 Maret 2023 Jumadi Dibaca 2.017 kali Pariwisata
Satwa Macan Kumbang Tidak Terselamatkan, SBJ Semaksimal Segala Upaya Penyelamatan
Batang - Adanya penemuan satwa dilindungi jenis macan kumbang atau Panthera pardus melas yang dibawa untuk konservasi di Safari Beach Jateng (SBJ) Kabupaten Batang pada tanggal 25 Februari bersama BKSDA Provinsi Jawa Tengah.

Batang - Adanya penemuan satwa dilindungi jenis macan kumbang atau Panthera pardus melas yang dibawa untuk konservasi di Safari Beach Jateng (SBJ) Kabupaten Batang pada tanggal 25 Februari bersama BKSDA Provinsi Jawa Tengah.

Kondisi saat ini macan kumbang telah meninggal yang berjenis kelamin betina dan berusia 2 tahun setelah menjalani observasi secara mendalam pada satwa.

“Hari ini kami akan melaporkan melalui konferensi pers, bahwa penemuan satwa macan kumbang kemarin di hutan Petungkriyono telah meninggal dan sudah dilaporkan ke BKSDA pusat,” kata Kepala BKSDA Wilayah Pemalang  Heru Sunarto  saat konferensi pers di SBJ Kabupaten Batang, Rabu (1/3/2023).

Memang kondisi satwa macan kumbang ini ditemukan dalam kondisi lemas di dalam warung milik warga atas nama Casmadi, yang beralamat di Dusun Kroyakan Desa Mesoyi Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan.

“Setelah itu dibawa ke SBJ Batang, karena melihat lokasi terdekat untuk melakukan observasi secara mendalam melihat kondisi satwa yang sudah memburuk,” tuturnya.

Upaya yang dilakukan dokter hewan dalam rangka penyelamatan macan kumbang tersebut meliputi pembiusan, pemberian infus, pemberian antibiotik, pereda nyeri dan vitamin, serta pengambilan sampel darah macan kumbang.

“Pada hari minggu tanggal 26 Februari 2023 sebetulnya sudah membaik satwa macan kumbang, karena sudah dapat bergerak dalam kandang tetapi pukul 14.40 WIB, satwa tiba-tiba mengalami penurunan kondisi. Dokter hewan dan tim medis BDC telah berupaya semaksimal mungkin memberikan pertolongan medis namun satwa macan kumbang tetap tidak bisa terselamatkan,” terangnya.

Untuk mengetahui lebih mendalam penyebab kematian macan kumbang tersebut, Balai KSDA Jawa Tengah mengirimkan sampel organ macan kumbang dimaksud untuk dilakukan uji laboratorium di Departemen Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Sementara itu, Dokter Hewan SBJ Batang Winanda menyampaikan, bahwa kondisi satwa macan kumbang waktu ditemukan memang sudah dalam kondisi yang buruk. Makanya, waktu di lokasi tim kami sudah melakukan tindakan medis karena takutnya kalau tidak segera ditangani akan meninggal diperjalanan.

“Sesudah sampai disini dilakukan observasi secara mendalam pada satwa macan kumbang tersebut, ditemukan infeksi peradangan, kerusakan jaringan, hypoproteinemia, dan banyak luka. Melihat dari kondisi luka satwa bukan dari pemburu atau jebakan yang memang dipasang, tetapi lukanya dari sesama satwa yang berada di hutan,” terangnya.

Kondisi lukanya sendiri sudah didapatkan satwa sekitar semingguan ke belakang, karena sudah membusuk dengan banyak belatung.

“Segala upaya sudah kami lakukan semaksimal mungkin dalam rangka penyelamatan macan kumbang tersebut meliputi pembiusan, pemberian infus, pemberian antibiotik, pereda nyeri dan vitamin,” ungkapnya.

Selama dalam perawatan, lanjut dia, satwa tetap diberikan infus dan obat-obatan. Hari Sabtu malam, macan kumbang sempat memakan tikus putih satu ekor dan pada hari Minggu pagi memakan ayam satu ekor namun dimuntahkan.

Pada siang harinya tiba-tiba satwa mengalami penurunan kondisi hingga tidak bisa diselamatkan. Dari hasil nekropsi oleh tim medis, ditemukan banyak organ dalam yang telah rusak dan membusuk serta ditemukan banyak cacing di dalam usus macan kumbang.

“Dugaan sementara penyebab kematian adalah adanya kegagalan fungsi organ dan infestasi parasit akut,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Intens Budayakan Membaca, Bunda Literasi Batang Raih Anugerah Jawa Pos Intens Budayakan Membaca, Bunda Literasi Batang Raih Anugerah Jawa Pos
Intens Budayakan Membaca, Bunda Literasi Batang Raih Anugerah Jawa Pos
Semarang - Program unggulan Sak Minggu Sak Buku, yang digagas Bunda Literasi Kabupaten Batang Faelasufa Faiz Kurniawan yang membawa kebermanfaatan bagi anak dalam peningkatan minat baca sejak usia dini, ternyata berbuah manis. Terbukti dengan diraihnya Anugerah Jawa Pos Radar Semarang dengan kategori Pelopor Gerakan Literasi Anak Usia Dini, dirasa menginspirasi bagi kalangan kaum ibu untuk senantiasa mendampingi pendidikan putra-putrinya, melalui budaya literasi sejak dini.
25 Sep 2026 Jumadi 36
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
Batang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dihentikan sementara selama 30 hari setelah ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengalami keracunan. Penghentian operasional tersebut disampaikan Kepala KPPG Semarang Hadiriajaya, setelah melakukan pengecekan langsung di SPPG Bela Batang Sejahtera bersama Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
25 Sep 2026 Jumadi 1044
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Batang - Di balik dinding-dinding yang mulai tergerus usia, para petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang setiap hari berhadapan dengan lika-liku persoalan sosial warga. Mulai dari kasus kekerasan, konflik rumah tangga, hingga persoalan sensitif pernikahan dini.
25 Sep 2026 Jumadi 91
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Batang - Kasus dugaan keracunan massal usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang terus membengkak. Hingga Rabu (2392026) malam, tercatat sebanyak 498 warga harus mendapatkan penanganan medis setelah mengeluhkan gejala serupa dari olahan makanan pasokan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang.
25 Sep 2026 Jumadi 387
Tawarkan Lintasan Latar Laut, 111 Pembalap Ramaikan Sprint Rally di KITB Batang Tawarkan Lintasan Latar Laut, 111 Pembalap Ramaikan Sprint Rally di KITB Batang
Tawarkan Lintasan Latar Laut, 111 Pembalap Ramaikan Sprint Rally di KITB Batang
Batang Sebanyak 111 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026 yang digelar di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang.
25 Sep 2026 Jumadi 155
Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga
Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementrian Agama dan unsur Media menggelar Rapat Koordinasi evaluasi tahunan terkait efektivitas kerja sama antar lembaga dan kemitraan strategis dalam sistem penanggulangan bencana di Ruang Ujungnegoro, Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2592026).
25 Sep 2026 Jumadi 92