Seorang pekerja, menyetel mesin potong kayu CNC yang digunakan untuk pembuatan jam tangan di Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Senin (18/1/2021). MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi
Mesin potong kayu CNC digunakan untuk memotong limbah kayu menjadi potongan jam tangan di Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Senin (18/1/2021). MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi
Seorang pekerja, memotong sisa tepi rangka jam tangan kayu agar lebih berbentuk dengan menggunakan cutter di Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Senin (18/1/2021). MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi
Seorang pekerja, membersihkan rangka jam tangan kayu dengan kuas di Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Senin (18/1/2021). Hal ini bertujuan agar membersihkan debu dan kotoran hasil pemotongan dengan mesin CNC. MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi
Seorang pekerja, membuat rantai jam tangan kayu dengan menggunakan mesin khusus di Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Senin (18/1/2021). Faisal mengatakan, untuk rantai jam tangan juga dibuat dengan limbah kayu, namun ada juga strap atau tali yang terbuat dari kulit sapi. MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi
Seorang pekerja, mengampelas rangka jam tangan kayu di Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Senin (18/1/2021). MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi
Seorang pekerja, mengecat rangka jam tangan kayu di Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Senin (18/1/2021). Faisal mengatakan, saat finishing, ia hanya mengoleskan cat khusus untuk kayu agar tetap mempertahankan warna asli kayu serta motif alami yang keluar setelah kayu diampelas. MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi
Seorang pekerja, menjemur potongan rantai jam tangan kayu di Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Senin (18/1/2021). Faisal mengatakan, proses penjemuran berlangsung selama 1-2 hari tergantung terik matahari. MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi
Seorang pekerja, menyetel jarum jam tangan kayu di Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Senin (18/1/2021). Faisal bersama enam karyawannya mampu menghasilkan sekitar lima jam tangan kayu dalam sehari dengan omset penjualan mencapai Rp13 juta Rp14 juta per bulan. MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi