Maraknya Pelecehan Seksual di Batang, Gubernur Jateng Minta Harus Ada Edukasi dan Berani Speak Up

Selasa, 11 April 2023 Jumadi Dibaca 2.936 kali Pemerintahan
Maraknya Pelecehan Seksual di Batang, Gubernur Jateng Minta Harus Ada Edukasi dan Berani Speak Up
Batang - Semakin maraknya kasus pelecehan seksual pada anak di Kabupaten Batang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menghadiri konferensi pers kasus pelecehan seksual yang dilakukan salah satu Pondok Pesantren Bandar di halaman Polres Batang, Kabupaten Batang, Selasa (11/4/2023).

Batang - Semakin maraknya kasus pelecehan seksual pada anak di Kabupaten Batang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menghadiri konferensi pers kasus pelecehan seksual yang dilakukan salah satu Pondok Pesantren Bandar di halaman Polres Batang, Kabupaten Batang, Selasa (11/4/2023).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, banyaknya kasus pelecehan seksual pada anak di bawah umur di Kabupaten Batang berawal pada bulan September 2022 kemarin. Hal ini seperti ledakan gunung es yang semakin besar dan ternyata hari ini ada lagi di salah satu Pondok Pesantren Bandar.

“Karena banyaknya korban di bawah umur seperti kasus kali ini ada 17 korban itu semuanya perempuan di bawah umur. Kejadian ini sangat miris sekali terjadi kasihan mental para anak-anak perempuan yang menjadi korban. Untuk itu, saya meminta orang tua atau orang terdekat mendampingi korban dan saat dimintai keterangan harus berani berbicara jika menemukan kasus seperti itu,” jelasnya.

Rencananya ke depan ada tim dari kami akan langsung meninjau ke lapangan memastikan apa yang terjadi kalau memang harus ditutup sekolahnya atau tempat mengajarnya akan kami lakukan supaya masyarakat hidup tenang dan tentram.

“Tidak hanya itu, saya akan sebarkan nomor telepon pengaduan pada setiap sekolahan baik itu milik pemerintah atau swasta agar para anak-anak kita bisa mengadu langsung. Tidak usah takut dengan ancaman-ancaman yang diberikan pelaku laporkan saja pasti kami urus,” tegasnya.

Ia menekankan, pentingnya edukasi soal reproduksi atau pencegahan perbuatan asusila terhadap guru, teman, dan orang luar. Tidak hanya dari keluarga melainkan lingkungan sekitar. Sebab pelaku pelecehan justru biasanya datang dari orang terdekat.

Sementara itu Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menambahkan, korban pelecehan yang terjadi di Kabupaten Batang memang ada 17 korban dan ada 8 korban sudah divisum yang hasilnya ada robek diarea kelaminnya. Tetapi pengakuan pelaku tadi alumni juga ada yang menjadi korban, makanya kasus akan kami kembangkan kembali.

“Kami akan melakukan tindakan trauma hiling supaya bisa recoveri mental dan kejiawaannya, karena korban ini kebanyakan anak di bawah umur, masa depan mereka masih panjang jadi harus mendorong mereka bisa pulih untuk melanjutkan hidupnya,” ujar dia.

Seperti yang disampaikan Pak Ganjar tadi, harus ada edukasi kepada anak tentang pencegahan perbuatan asusila yang diberikan.

“Karena kemarin terjadi sesuatu yang tidak enak, guru pelakunya, kemudian orang dekat biasanya yang melakukan. Ada tokoh masyarakat, tokoh agama, kita lah yang mengedukasi anak itu untuk disayangi dan bukan dianiaya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 40
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 79
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 82
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 99
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 509
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 72