Home / Berita / Pemerintahan / PENCANANGAN BATANG BEBAS BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS)

Berita

Pencanangan Batang Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang menyelenggaraakan Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Kabupaten Batang ke 52 dengan melaksanakan Pencanangan Batang Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) tahun 2019 dan Deklarasi Desa ODF yang bertempat di lapangan desa Lobang kecamatan Limpung senin 14/11/2016.

Tantangan kesehatan saat ini bahwa Indonesia menghadapi masalah kesehatan triple burden yaitu masih tingginya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular dan muncul kembali penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi ujar Bupati Batang pada saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof. Dr.dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K).

Pada tanggal 15 november 2016 di Bantul Yogyakarta Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo akan meluncurkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau disingkat Germas. Tujuan Germas ini agar masyarakat berprilaku sehat sehingga diharapakan dapat berdampak pada kesehatan yang terjaga dan terciptanya lingkungan yang bersih tandas Bupati Batang pada saat upacara Hari kesehatan Nasional di desa Lobang Kecamatan Limpung.

Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo mengatakan kami sangat terimakasih kepada pak lurah - pak lurah yang sudah mau ngurusi/ngopeni rakyatnya dengan membuatkan jamban yang sangat sederhana. Jamban yang sangat sederhana ini yang digagas oleh teman-teman yang dulu pernah datang ke batang ini sangat sederhana sekali dan tidak memerlukan biaya yang sangat besar.

Kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) itu tugasnya mendukung lurah jangan malah bersebrangan, karena agar semua kebutuhan masyarakatnya dapat difasilitasi, hindari dan hindarkan serta buang jauh-jauh kepentingan lurah dan kepentingan BPD karena saudara yang diamanati oleh rakyat. Dan insyaallah tahun 2017 sesuai anggaran yang sudah dialokasikan oleh pemerintah daerah kalau hanya permasalahan jalan penghubung dari desa jalan kabupaten saya jamin 100% semua sudah mulus, tapi kalau jalan di desa itu tanggungjawabnya lurah-lurah jangan dilempar ke Kabupaten karena aturan dari pusat sudah tidak boleh. Apabila nanti saya yang bangun nanti yang kena masalah, itu merupakan tanggungjawab saudara para lurah, karena banyak masyarakat yang belum tahu dan mengerti. Silahkan diatur dengan baik karena ini rejeki dari pemerintah bukan tanpa resiko Pak Jokowi ini memberikan dana desa sedemikian hebohnya, sedemikian hebatnya dan sedemikian besarnya resikonya luar biasa bagi negara.

Saya juga mohon pamit karena kurang dua bulan lagi saya akan selesai, dan nanti pastinya Kabupaten batang akan ada bupati baru dan pemimpin baru, doa kan mudah-mudahan pemimpinya lebih adil amanah di banding saya, lebih baik dibanding saya ujar Bupati.Saya berharap dan berdoa mudah-mudahan masyarakat batang tetap barokah, tetap maju dan maju yang dilandasi agama, semoga hidup kita tetap semangat semoga hidup kita temakin lama semakin bisa bermanfaat untuk orang banyak ujar Yoyok.

Pada kesempatan tersebut Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo mencanangkan Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan penandatanganan Komitmen bersama serta menyerahkan hadiah dan Penghargaan kepada 25 desa di wilayah kabupaten batang yang sudah BABS dan para juara Lomba desa siaga, lomba posyandu, serta penyerahan penghargaan kepada puskesmas Inovatif bidang kesehatan ibu dan anak, penghargaan bagi pengelola obat terbaik dan pemberian beasiswa pendidikan dan masih banyak lagi yang lainnya.

Hadir pada acara tersebut para forkopimda kabupaten batang, para SKPD dilingkungan pemkab batang, para camat, para kepala desa yang menerima penghargaan.