Home / Berita / Pendidikan / ANTUSIAS MPLS DARING TETAP TINGGI

Berita

Antusias MPLS Daring Tetap Tinggi

Batang - Alarm berbunyi menunjukkan jam 6 pagi, sudah dua hari ini Lintang Jalu Kristano semangat bangun pagi. Dia pun bergegas mandi, tak lupa juga menyiapkan seragam yang hendak dipakai.

Batang - Alarm berbunyi menunjukkan jam 6 pagi, sudah dua hari ini Lintang Jalu Kristano semangat bangun pagi. Dia pun bergegas mandi, tak lupa juga menyiapkan seragam yang hendak dipakai.

Ya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sangat disambut baik oleh siswa yang baru saja duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu. Lewat Aplikasi Zoom, ia menampakkan diri dan berkenalan dengan guru dan teman-teman lainnya.

Jalu sapaan akrabnya, menjadi siswa baru di SMP Negeri 4 Batang. Meski tahun ini MPLS yang dirasakan berbeda tidak dapat bertatap muka namun dia tetap senang dan antusias.

“Mulai dari pukul 07.00 - 10.00 WIB senang saja ikut karena tidak terasa sudah masuk SMP, walaupun tidak bertemu langsung tetapi bisa menyapa teman-teman baru dan guru lewat Aplikasi Zoom,” katanya  saat ditemui di Pasekaran, Kabupaten Batang, Rabu (14/7/2021).

Kegiatan MPLS ini diikuti selama tiga hari, mulai 12 Juli hingga 14 Juli.

“Memang rasanya berbeda dengan datang langsung, karena bisa langsung berkenalan dan mengobrol bersama teman baru, tapi ya mau bagaimana lagi karena memang saat ini masih ada Virus Corona,” tuturnya.

Jalu mengatakan, MPLS daring ada beberapa kendala mulai dari suara yang kurang jelas, juga kapasitas Zoom yang terkadang tidak cukup sehingga harus bergantian.

“Kendalanya ya itu suaranya kadang tidak jelas, terus siswanya kan banyak ratusan sedangkan di Zoom kan ada kapasitas orangnya jadi harus gantian, tapi dari sekolah yang baru memberikan link video agar nanti bisa dilihat saat sudah offline,” jelasnya.

Alumni SDN 7 Kauman itu berharap ke depan pandemi bisa segera berlalu dan dia bisa bersekolah tatap muka seperti dulu.

“Semoga nanti bisa tatap muka, tapi Virus Corona hilang dulu jadi aman bisa bersekolah lagi berjumpa teman dan guru baru, kangen suasana sekolah yang dulu,” tandasnya.

Sementara itu, Handoko, ayahanda dari Jalu memberikan tanggapan yang positif dengan adanya MPLS Daring, karena kegiatan itu akan berdampak baik bagi peserta didik baru.

“Kalau saya setuju digelar secara daring, apalagi Batang masih termasuk zona merah. Itu untuk melindungi anak-anak kita dari paparan COVID-19,” ungkapnya.

Namun di sisi lain, Lanjut dia, anak-anak sudah mulai merasa jenuh karena terlalu lama belajar dari rumah. Mereka menginginkan suasana baru, untuk belajar tatap muka.

“Kalau pun dilakukan secara tatap muka, ya prokesnya harus ketat, karena sebagai orang tua cemas kalau sampai anak terpapar COVID-19. Apalagi mereka itu belum paham COVID-19 itu sebenarnya apa,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)