Home / Berita / Agama / DISEMINASI HASIL PELATIHAN MODERASI BERAGAMA KUA BATANG

Berita

Diseminasi Hasil Pelatihan Moderasi Beragama KUA Batang

Batang - Penguatan program pengarusutamaan moderasi beragama menjadi materi yang terintegrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020­2024. KUA dengan seluruh SDMnya yang notabene menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI yang langsung bersentuan dengan masyarakat penting memahami konsep moderasi beragama ini untuk bisa disampaikan kepada masyarakat.

Batang - Penguatan program pengarusutamaan moderasi beragama menjadi materi yang terintegrasi  dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020­2024. KUA dengan seluruh SDMnya yang notabene menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI yang langsung bersentuan dengan masyarakat penting memahami konsep moderasi beragama ini untuk bisa disampaikan kepada masyarakat.

Selain itu, melalui sumber daya manusia yang ada di dalamnya, KUA juga harus memiliki watak moderat baik secara pribadi maupun pada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mengingat pentingnya hal itu, Penyuluh Agama Islam Fungsional Slamet Hasanudin melakukan diseminasi hasil pelatihan tentang Moderasi Beragama  kepada 7 Orang Penyuluh Agama Islam Non PNS KUA di Aula Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kabupaten Batang, Selasa, (20/4/2021).

“Pentingnya diseminasi hasil pelatihan moderasi beragama kepada para SDM KUA khususnya Penyuluh Agama Islam Non PNS,” katanya.

Diharapkan, nantinya dengan praktik moderasi beragama yang diperlihatkan oleh SDM KUA itu, akan membuat KUA lebih ramah, bermartabat, menghormati hak-hak masyarakat sebagai warga negara, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan nasional, serta menghargai sesama sebagai manusia.

“Lebih spesifik lagi petugas KUA, khususnya Penyuluh, melalui modal pemahaman moderasi beragama ini bisa mengarahkan para catin dan masyarakat agar bersikap moderat dalam lingkungan keluarganya, sehingga diharapkan nantinya terwujud keluarga-keluarga yang bukan hanya baik, tetapi juga keluarga yang membawa kebaikan bagi masyarakat luas, bukan hanya saleh tapi juga muslih, melalui konsep sakinah mawaddah warahmah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Batang, H. Abdullah Najib menyambut baik kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa Penyuluh Agama Islam juga dituntut profesionalisme dalam bekerja, sekaligus  bisa mengikuti perkembangan arus globalisasi terkait dengan moderasi beragama, sehingga bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat.

“Penyuluh Agama Islam harus profesional sekaligus peka dengan perkembangan zaman khusunya terkait dengan moderasi beragama, sehingga mereka mampu mengarahkan masyarakat agar memiliki sikap moderat dalam beragama yaitu cara pandang, sikap, dan perilaku selalu mengambil posisi di tengah-tengah, selalu bertindak adil, dan tidak ekstrem dalam beragama dengan memperhatikan tiga batasannya yaitu nilai kemanusiaan,  Ketertiban umum, dan kesepakatan bersama,” ujar dia.

Sebelumnya, pada tanggal 22 Maret sampai dengan 3 April 2021, dua orang Penyuluh Agama Islam Kecamatan Batang ditugaskan untuk mengikuti PDWK Moderasi beragama yang diadakan oleh Balai Diklat Kegamaan Semarang yang kegiatannya dilaksanakan di lingkungan kerja Kantor kementerian Agama Kabupaten Batang. (MC Batang Jateng/Heri/Jumadi)