Home / Berita / Pendidikan / SMPN 3 BATANG SIAPKAN RUANG KONSULTASI SAAT PPDB ONLINE

Berita

SMPN 3 Batang Siapkan Ruang Konsultasi Saat PPDB Online

Batang - SMPN 3 Batang tetap mempersiapkan sejumlah ruang konsultasi bagi orang tua dan Calon Peserta Didik (CPD) yang mengalami kesulitan PPDB Online baik secara sistem maupun persyaratan yang harus disiapkan.

Batang - SMPN 3 Batang tetap mempersiapkan sejumlah ruang konsultasi bagi orang tua dan Calon Peserta Didik (CPD) yang mengalami kesulitan PPDB Online baik secara sistem maupun persyaratan yang harus disiapkan.

“Sebenarnya kalau punya keyakikan kuat pasti bisa mendaftar online secara mandiri, namun rasa kemantapan itu sedikit berkurang. Hal itu ditunjukkan pada hari pertama PPDB, banyak  orang tua  yang datang ke sekolah untuk dibantu mendaftar secara online oleh petugas,” kata Kepala SMPN 3 Batang Bambang Purwantyono, saat ditemui di Kantornya, Selasa (23/6/2020).

Lebih lanjut, Bambang menerangkan, pihak panitia PPDB telah menyiapkan 6 ruang konsultasi, untuk mengantisipasi melonjaknya pendaftar. “Ternyata sampai jam 12 siang baru selesai,” tuturnya.

Masyarakat perlu diberikan pengertian, bahwa pendaftaran online secara mandiri dari rumah sudah cukup. Untuk mengefektifkan PPDB online, panitia dengan sigap membantu proses verifikasi berkas pendaftaran, sehingga tidak banyak memakan waktu dan mengurangi kerumunan.

“Jika pendaftaran dilakukan dari rumah, justru mempermudah panitia dalam proses verifikasi, karena data yang dikirim sesuai persyaratan yang ditentukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Sementara, Panitia PPDB online, Muhammad Yakup mengatakan, di hari pertama PPDB online data pendaftar yang datang langsung mencapai 160 yang terbagi dari jalur zonasi, afirmasi, prestasi dan perpindahan tugas orang tua.

“Untuk daya tampung dari jalur zonasi 134 siswa, prestasi 40 siswa, afirmasi 34 siswa dan perpindahan tugas orang tua 11 siswa,” katanya.

Bagi CPD yang telah mendaftar hendaknya selalu memantau perkembangan jurnal, karena akan terus bergerak setiap saat. Ketika ada pendaftar baru dan terverifikasi dengan nilai tinggi bisa jadi menggeser posisi yang bersangkutan ke bawah, begitu pula jika ada pendaftar yang tidak terverifikasi posisinya bisa naik.

Sementara itu, salah satu orang tua calon peserta didik, Deni menuturkan, untuk memastikan data terverifikasi, lebih memilih mendaftar dengan bantuan panitia.

“Kalau mendaftar dari rumah terkadang timbul keraguan, tapi dengan datang sekolah ketika ada ke kekurangan maupun kekeliruan bisa direvisi langsung,” ujarnya.

Deni sangat mengapresiasi sistem zonasi yang digagas oleh Pemerintah, karena di masa depan sekolah akan memiliki mutu yang sama demi mewujudkan pemerataan pendidikan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)