Home / Berita / Pendidikan / ANIMO CPD DAFTAR MELALUI SEKOLAH MASIH TINGGI

Berita

Animo CPD Daftar Melalui Sekolah Masih Tinggi

Batang - Berdasarkan pengamatan panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online kali ini ternyata masih ada masyarakat yang belum mampu menggunakan teknologi informasi dengan baik, sehingga panitia berusaha membantu agar tetap terdaftar secara online.

Batang - Berdasarkan pengamatan  panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online kali ini ternyata masih ada masyarakat yang belum mampu menggunakan teknologi informasi dengan baik, sehingga panitia berusaha  membantu agar tetap terdaftar secara online.

Hal itu dilakukan kebanyakan Calon Peserta Didik (CPD) untuk meminimalkan kesalahan saat pendaftaran secara online dari rumah.

Mayoritas orang tua CPD pun masih memiliki pemahaman bahwa proses PPDB online Tahun Ajaran 2020/2021 masih sama seperti tahun lalu, yaitu waktu yang  sangat terbatas. Namun PPDB online kali ini, mereka justru diberikan waktu yang cukup lama mulai 17-25 Juni 2020.

“Masyarakat khawatir PPDB tahun ini sama dengan tahun kemarin.Animo masyarakat di hari pertama dan kedua sangat luar biasa, ketika dilihat di jurnal sudah penuh semua,” ujar Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Batang, Adi Prasetyo, saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (19/6/2020).

Sampai hari ini jalur zonasi masih menjadi incaran para calon peserta didik, namun sempat muncul sedikit permasalahan untuk zonasi terutama Kelurahan Proyonanggan Selatan, karena terdekat dengan sekolah belum ada dalam sistem. Sehingga ada beberapa warga yang mempertanyakan kenapa untuk zona pertama yang termasuk satu wilayah dengan sekolah belum ada di sistem komputer.

Menyikapi permasalahan itu, pihak sekolah segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Wilayah XIII, supaya dapat menyelesaikannya.

“Kita minta masyarakat di sekitar sekolah bersabar, karena waktu pendaftaran masih lama, sampai tanggal 25 Juni mendatang,” imbaunya.

Ia berharap, warga tidak perlu tergesa-gesa dalam mendaftar PPDB secara online, karena rentan waktunya masih cukup panjang. Jadi tidak harus di hari pertama atau kedua, sampai-sampai kalau tidak puas langsung ke sekolah. Padahal dapat didaftarkan secara online dari rumah.

“Tetap tenang dan sabar sambil memantau jurnal, sehingga  kita  bisa mengambil inisiatif. Misalnya saat tidak masuk jalur zonasi maka harus mempersiapkan ke jalur prestasi dan sebagainya,” tandasnya.

Sementara, seorang calon peserta didik, Anindya Galuh Pramita mengutarakan, adanya PPDB online jauh lebih praktis dan dapat meminimalkan penularan Covid-19. Kalaupun mendaftar dengan datang langsung ke sekolah, tentu dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Alasan datang langsung ke sekolah itu karena kita bisa bertanya lebih jelas, sedangkan kalau daftar online dari rumah bisa bingung harus bagaimana. Kalau sampai terjadi kesalahan kita juga tidak tahu, asalkan tetap menerapkan jaga jarak aman, cuci tangan pakai sabun dan pakai masker,” terangnya.

Anindya berencana akan mendaftar secara online melalui jalur prestasi. Ia optimis dapat lolos seleksi dan masuk menjadi salah satu pelajar di SMAN 1 Batang, berkat prestasinya di bidang olahraga taekwondo.

“Saya yakin bisa diterima, karena saat bertanding dalam kejuaraan Bupati Cup meraih juara 1,” katanya.

Sementara itu, salah satu orang tua calon peserta didik, Bambang menuturkan, PPDB online yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah justru bermanfaat baik bagi anak dan orang tua, karena semunya didasari keterbukaan, pasti dapat menerima hasilnya dengan lapang dada.

“PPDB online tahun ini lebih bagus dari tahun lalu karena transparan, sesuai dengan zonasi atau prestasi yang dimiliki,” tuturnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)