Home / Berita / Pendidikan / KBM ONLINE JADI SOLUSI SAAT COVID-19

Berita

KBM Online Jadi Solusi Saat Covid-19

Batang - Wabah Covid-19 ternyata tak menyurutkan semangat para guru untuk mencerdaskan anak didiknya dengan menerapkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) online. KBM itu tidak mengharuskan guru dan anak didik bertatap muka, sehingga dapat mencegah penularan Covid-19.

Batang - Wabah Covid-19 ternyata tak menyurutkan semangat para guru untuk mencerdaskan anak didiknya dengan menerapkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) online. KBM itu tidak mengharuskan guru dan anak didik bertatap muka, sehingga dapat mencegah penularan Covid-19.

KBM online dapat dilakukan pelajar dari rumah, yaitu mengerjakan soal secara serentak dengan waktu yang telah ditentukan oleh guru mata pelajaran tertentu, menggunakan sebuah aplikasi di dalam gawai masing-masing.

Kepala SMPN 3 Batang, Bambang Purwantyono mengatakan, jika anak tidak berangkat ke sekolah, bukan berarti mereka berhenti belajar. Sebagai penggantinya anak didik akan diberikan tugas dan materi melalui media sosial.

“Pembelajaran dapat dilakukan melalui aplikasi WhatsApp. Ada pula bapak/ ibu guru dalam memberikan materi maupun penugasan menggunakan Google Drive,” tutur Bambang Purwantyono usai menyampaikan sosialisasi pencegahan Covid-19 saat apel pagi di Halaman SMPN 3 Kabupaten Batang, Senin (16/3/2020).

Bambang menegaskan, walaupun anak libur selama 14 hari, mereka tetap belajar di rumah. Dalam mengerjakan tugas, anak-anak tidak perlu berkumpul di suatu tempat dengan banyak teman. Di sini peran serta orangtua juga dapat membantu anak belajar di rumah.

“Jadi anak tidak libur begitu saja terus bepergian ke mall atau tempat wisata, namun di rumah tetap belajar di bawah pengawasan orangtua dan pantauan guru melalui media sosial,” terangnya.

Dalam mengerjakan soal, para guru dapat tetap menerapkan pola Komunikasi Belajar Aktif (KBA), disesuaikan dengan tugas yang diberikan.

“Anak tetap aktif dalam mencari bahan literasi melalui google, instagram atau youtube, tergantung dari tugas yang diberikan,” tambahnya.

Bambang menanggapi positif kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, dengan aparat keamanan untuk memantau anak didik agat tidak bepergian ke tempat wisata.

“Itu bagus sekali karena sama-sama mendukung suksesnya pendidikan, karena kami tidak bisa mengawasi ke seluruh wilayah. Terimakasih kepada TNI/Polri dan Satpol PP, karena ikut memantau anak-anak kami, sehingga selalu memperoleh informasi terbaru,” tuturnya.

Sementara, salah satu guru mata palajaran IPA, Erma Fatmawati mengungkapkan, untuk memperlancar KBM saat siswa berada di rumah, akan memanfaatkan fasilitas grup WhatsApp yang terjadwal untuk setiap kali pembelajaran.

“Kami ada grup “Sukses UNBK” untuk kelas IX A-IX E. Nanti ada jadwal sendiri mereka onlinenya jam berapa dan di situ saya akan melakukan pembelajaran. Misalkan di kelas IX A kita mulai disesi pertama hari Rabu jam 08.00-09.30 WIB,” katanya.

Menurutnya, syarat utama dalam KBM online anak harus memiliki gawai dan mereka telah memiliki semua. Apabila anak didik ada yang belum memahami sebuah materi, mereka bisa bertanya langsung di grup itu.

“Guru akan mengulang lagi sampai mereka paham. Medianya pun beragam, salah satunya menggunakan video call,” pungkasnya.

Ia berharap, disamping anak didik menyusun pembahasan soal secara online, mereka juga membuat catatan yang berurutan, karena akan diperiksa saat masuk kembali ke sekolah. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)