Home / Berita / Pendidikan / BNNK BATANG DETEKSI DINI KEMUNGKINAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI LINGKUNGAN SEKOLAH

Berita

BNNK Batang Deteksi Dini Kemungkinan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Sekolah

Batang - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang bekerja sama dengan Dinas Pemdidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggelar deteksi dini di beberapa sekolah, untuk mengetahui kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

Ditemui usai melakukan sidak di SMPN 1 Blado, Kabupaten Batang, Selasa (17/9/2019), Kepala BNNK Batang AKBP Windarto bersama jajarannya mengemukakan, jika memperhatikan peredaran gelap narkotika, selama ini tidak pernah melihat usia, maka bersama dengan Disdikbud, yang mengampu dunia pendidikan berupaya sedini mungkin melakukan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Makanya dengan sidak ini, saya jadi lebih tahu secara dini apakah anak-anak sekolah sudah menggunakan atau malah sudah mengenal narkotika. Makanya kita cek, apabila ada harus ditindaklanjuti, sehingga pembinaan itu benar-benar berjalan,” terangnya.

Kalau hanya bicara pemberantasan saja, lanjutnya, semuanya bisa menjadi penyakit. Maka BNNK Batang berusaha untuk melakukan pencegahan, jangan sampai generasi muda ikut menyalahgunakan narkoba. 

“Jadi kalau memang dari siswa kita temukan ada yang pengguna, asalkan tidak ada barang bukti padanya tetap kita lakukan rehabilitasi,” ungkapnya.

AKBP Windarto mengimbau agar Bapak/Ibu guru untuk mengawasi anak didiknya, karena saat mereka berada di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab pendidik. Mari kita bersama-sama mewujudkan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Dan kepada pelajar dalam memilih pergaulan tolong hati-hati, karena para bandar narkotika itu akan memanfaatkan anak-anak dalam menjajakan barang haram itu,” pungkasnya.

Sementara saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Batang, Sabar Mulyono mengatakan, kerja sama ini dilakukan dalam rangka untuk menanggulangi jika terjadi penyalahgunaan narkoba.

“Paling tidak kegiatan ini bisa menjadi “shock therapy” bagi siswa-siswi yang ada di sekolah,” tuturnya.

Sabar mengimbau kepada kepala sekolah dan orang tua murid, perlu mewaspadai pergaulan anak-anak. Untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba oleh anak, harus ada kerja sama antara guru, orang tua dan BNNK Batang. 

Ia menambahkan, jika ada siswa yang ditengarai menggunakan atau pernah bersinggungan dengan narkoba, diharapkan pihak sekolah merahasiakan identitas anak. Langkah selanjutnya, sekolah bekerja sama dengan BNNK Batang merehabilitasi sampai sembuh. (MC Batang, Jateng/Heri)