Home / Berita / Pemerintahan / JURNAL RISTEK BATANG TELAH BER-ISSN

Berita

Jurnal RISTEK Batang Telah Ber-ISSN

BATANG - Kerja sama antara Bappelitbang dengan Dewan Riset Daerah (DRD) terus berkembang. Kali ini kerjasama diadakan dalam pengelolaan jurnal penelitian RISTEK berbasis web. Setelah melalui beberapa tahapan kini Jurnal RISTEK telah resmi mendapatkan ISSN. ISSN untuk versi elektronik resmi didapat pada Rabu, 1 Maret.

“Diharapkan dengan adanya jurnal penelitian ber-ISSN ini, antusiasme akan penulisan karya ilmiah semakin meningkat, khususnya di Kabupaten Batang,” ujar Kabid Litbang, Heru Wibowo, S.Sos, MM.

Jurnal RISTEK yang merupakan jurnal resmi milik Pemkab Batang ini berbentuk cetak dan elektronik. Keduanya telah mendapatkan ISSN. Versi elektronik resmi mendapatkan ISSN pada Rabu, 1 Maret dengan Nomor ISSN : 2549-6948. Sebelumnya, versi cetak telah lebih dulu mendapatkannya pada 10 November 2016 dengan Nomor ISSN : 2541-6561.

Di era digital saat ini, Bappelitbang Batang melalui Bidang Litbang bersama DRD bergerak cepat dengan membuat website untuk jurnal versi elektronik. Karya ilmiah yang sebelumnya pada website DRD (http://drd.batangkab.go.id) kini sudah dialihkan ke website khusus jurnal versi elektronik yaitu http://ristek.batangkab.go.id.

“Walaupun website masih dalam tahap pengembangan, tetapi isi dari jurnal maupun artikel sudah melalui seleksi. Diantaranya melalui lomba krenova dan lomba riset,” ujar Heru.

RISTEK yang ber-ISSN diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat untuk membaca karya-karya ilmiah dari sumber terpercaya. Tidak sekadar opini atau mitos di masyarakat. Karena karya ilmiah yang sudah melalui penelitian hasilnya adalah fakta. Lebih lanjut, jurnal ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk meneliti atau menulis karya ilmiah.

Tugas berikutnya adalah mencari dan mendokumentasikan hasil penelitian dan karya ilmiah lainnya. Baik sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan Pemkab atau untuk diimplementasikan langsung di masyarakat. Lebih dari itu, budaya melakukan penelitian perlu ditumbuhkembangkan agar tiap-tiap generasi lebih bijak dalam bertindak dan mengemukakan pendapat. (tyo)