Estu Wulang Reh, Media Siswa Belajar Berbisnis
Batang - Estu Wulang Reh yang menjadi program unggulan SMP Negeri 7 Batang yang kini memasuki tahun ketiga, mendapatkan respons positif dari para anggota komite sekolah. Program tersebut dinilai edukatif, karena mencerdaskan anak dalam keterampilan hidup, yang mampu meningkatkan nilai kecakapan untuk memasuki dunia bisnis.
Batang - Estu Wulang Reh yang menjadi program unggulan SMP Negeri 7 Batang yang kini memasuki tahun ketiga, mendapatkan respons positif dari para anggota komite sekolah. Program tersebut dinilai edukatif, karena mencerdaskan anak dalam keterampilan hidup, yang mampu meningkatkan nilai kecakapan untuk memasuki dunia bisnis.
Sejumlah
kelas pelatihan khusus seperti seni membatik ecoprint, seni berkomunikasi di
depan publik hingga beragam cara mengolah menu kekinian untuk mendukung anak
menjadi pebisnis muda.
Ketua
Komite SMPN 7 Batang Aiptu Jupriyanto, mengapresiasi gelaran Estu Wulang Reh,
karena mengedukasi anak seputar ragam kemampuan kewirausahaan saat kegiatan
pembelajaran, langsung dari wali murid.
“Program
ini sangat positif, karena memberikan pengetahuan kepada anak-anak, tentang
ragam keterampilan, supaya bisa menciptakan lapangan kerja baru. Secara
emosional pun, kegiatan ini berdampak positif karena akan terjalin kerja sama
yang baik antara anak dan orang tua,” katanya, saat ditemui di halaman SMPN 7
Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (22/11/2025).
Sebagai
wujud apresiasi, nantinya akan diberikan pula penghargaan kepada kelas terbaik
dari para pengurus Komite Sekolah.
“Nanti
kami berikan penghargaan kepada mereka yang menjadi juara 1 hingga 3, berupa
buku karena dirasa itu sangat bermanfaat, untuk siswa satu kelas,” tuturnya.
Kepala
SMPN 7 Batang Mochamad Santoso membenarkan, program Estu Wulang Reh seluruh
rangkaian kegiatan dikawal langsung oleh para anggota Komite Sekolah. Seluruh
paguyuban kelas merumuskan rencana pembelajaran yang sebelumnya telah disetujui
komite sekolah, hingga dapat terealisasi orang yang menyampaikan materi dunia
bisnis di ruang kelas.
“Materinya
sangat variatif, salah satunya tentang ecoprint, yakni membatik dengan bahan
alami seperti tanaman menerapkan teknik memukul. Dari keterampilan kuliner juga
diampu oleh wali murid yang berkompeten di dunia bisnis, sehingga mendapatkan
ilmu langsung dari ahlinya,” jelasnya.
Sesuai
dengan tema Estu Wulang Reh tahun 2025, yakni Estu Termpil dan Estu Mumpuni,
yang diharapkan anak didik menjadi terampil dan mumpuni untuk terjun ke dunia
bisnis di masa depan.
Sementara
itu, respons positif pun ditunjukkan Rina orang tua dari Sekar yang mengajarkan
teknik mengolah bakso ikan, yang dirasa bermanfaat untuk kesehatan dan melatih
anak terjun ke dunia bisnis.
“Yang
pasti butuh ketelatenan ekstra untuk ngajari mereka membuat bakso berbahan
dasar ikan, karena tidak mesti bakso itu terbuat dari daging, jika dilihat dari
nilai proteinnya,” tegasnya.
Sebagai
orang tua murid, sekaligus wirausahawan, Rina merasa bahagia dapat menularkan
keahlian dalam mengolah makanan sehat, kepada teman-teman putrinya.
“Kebetulan saya memang punya usaha ikan bakar, makanya saya ajarkan kewirausahaan agar nantinya anak-anak bisa berbisnis dan tidak harus jadi pekerja kantoran,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)