Pilketos E-Voting, Metode Tepat Pembelajaran Pemilu Minimkan Kekeliruan
Batang - Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) dengan memanfaatkan metode e-voting makin digandrungi para pelajar SMK Negeri 1 Batang karena kecepatan waktu dalam setiap prosesnya. Metode tersebut dirasa tepat karena minim akan kesalahan dan keakuratan data lebih terjamin, sehingga sistem hasil inovasi pelajar Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) tersebut, digunakan tiap tahunnya.
Batang - Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) dengan memanfaatkan metode e-voting makin digandrungi para pelajar SMK Negeri 1 Batang karena kecepatan waktu dalam setiap prosesnya. Metode tersebut dirasa tepat karena minim akan kesalahan dan keakuratan data lebih terjamin, sehingga sistem hasil inovasi pelajar Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) tersebut, digunakan tiap tahunnya.
Kepala
SMK Negeri 1 Batang Muji Listyawati mempercayakan sistem e-voting dalam setiap
gelaran Pilketos karena hasil yang lebih cepat diketahui daripada sistem
pemilihan manual. Ia bersama ribuan warga sekolah telah rutin menggunakan
aplikasi e-voting karena minim kesalahan dan hasilnya pun terekam jelas dan
diketahui dalam waktu singkat.
“Aplikasi
e-voting ini hasil karya pelajar TKJ bersama tim guru, yang terus diinovasi
sehingga makin baik. Terlebih dalam penerapannya pun tetap dalam pengawasan
oleh tim, sehingga bukan mustahil jika di masa depan Pemilu di Indonesia
menggunakan sistem tersebut,” katanya, saat ditemui di SMK Negeri 1 Batang, Kabupaten
Batang, Kamis (13/11/2025).
Sebelum
diterapkan dalam Pilketos, aplikasi e-voting telah dilakukan ujicoba
berulangkali, sehingga ketika diterapkan dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Seperti halnya ketiga kandidat Pilketos, Haidar, Siti Nur Halizah dan Siti
Aulia mengaku telah menerapkan sistem e-voting, sejak kelas X, karena lebih
efektif dan efisien waktu.
“Tadi
sudah nyoblos pakai e-voting dan ini merupakan kesempatan ketiga kalinya,
sekaligus saat nyalon ketua OSIS, jadi sudah akrab dengan pemilihan online.
Alhamdulillah tadi sudah menyampaikan visi misi, semoga siapa pun nanti yang
terpilih bisa mengemban amanah dan menjalankan program kerjanya dengan baik,” jelasnya.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM
(Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Batang Khikmatun mengapresiasi, inovasi
pelaksanaan Pilketos menggunakan aplikasi e-voting. Hal ini karena waktu
pencoblosan yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.
“Jika
pencoblosan secara manual pemilih memerlukan waktu hingga lima menit, tapi
ketika e-voting kurang dari satu menit,” terangnya.
Kendati
demikian, untuk diterapkan dalam jangkauan secara nasional, masih perlu kajian
mendalam karena terkait sistem keamanan selama proses pemilihan.
“Kalau hanya untuk 1.200 pemilih di satu sekolah keamanan masih bisa dijamin, tapi ketika ruang lingkup nasional, dikhawatirkan akan ada permasalahan keamanan data, yang perlu diperketat,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)